Uncategorized

Penyakit Jantung: Gejala, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Penyakit Jantung: Gejala, Ciri-ciri, dan Penyebabnya – Penyakit jantung adalah kondisi yang memengaruhi fungsi jantung. Jantung adalah organ muskular kompleks yang memompa darah keseluruh tubuh dalam ritme yang tetap. Penyakit jantung, juga diketahui sebagai penyakit kardiovaskular, merupakan salah satu penyebab utama, kematian di seluruh dunia.

Serangan jantung yang biasanya disebabkan penyakit jantung koroner. Ini terjadi ketika aliran darah yang tersumbat, seringkali dari bekuan darah, ke otot jantung. Angina adalah istilah untuk nyeri dada yang disebabkan oleh aliran darah yang buruk ke jantung.

Seseorang yang mengalami kondisi ini akan menunjukkan beberapa ciri-ciri sakit jantung, seperti: Nyeri dada dan lengan yang menjalar hingga ke leher, rahang, bahu, sampai punggung. Pusing, mual, dan muntah. Sesak napas.

Baca juga Cara Menjaga Sistem Imun Tubuh

Gejala Penyakit Jantung Lainnya

  • Jantung berdebar atau justru berdetak lebih lambat.
  • Tubuh demam.
  • Terjadi pembengkakan pada bagian perut, lengan, tungkai, atau area di sekitar mata.
  • Terasa nyeri pada rahang, leher, punggung, dan bagian tenggorokan.
  • Terasa ingin pingsan.
  • Batuk kering yang tidak lekas membaik.

Gejala umumĀ 

Gejala umum dari penyakit jantung juga dapat mengindikasikan penyakit lainnya. Sebaiknya, Anda berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan penyebab pasti dari gejala yang Anda rasakan. Jika Anda mengalami nyeri di dada dan napas yang pendek, pingsan, segeralah pergi ke unit gawat darurat untuk mendapatkan pengobatan. Semakin cepat, semakin besar kesempatan Anda bertahan dari serangan jantung.

Untuk mendiagnosa penyakit jantung, dokter akan melakukan serangkaian tes seperti elektrokardiogram (EKG), ekokardiogram, monitor Holter, katerisasi jantiung, pemindaian CT, atau magnetic resonance imaging (MRI). Anda juga perlu melakukan tes darah dan sinar X pada jantung.

Setelah dokter berhasil mengetahui masalah jantung secara tepat, pengobatan akan dimulai. Jika kondisinya tidak parah, pilihan pengobatan akan termasuk obat-obatan untuk mengontrol penyakit jantung, dan perubahan gaya hidup sederhana. Namun, jika kondisinya mengacam nyawa, Anda perlu melakukan bedah jantung.

Ada beragam tindakan pembedahan untuk penyakit jantung. Jika dokter menentukan bahwa masalahnya adalah satu atau beberapa katup tidak berfungsi, Anda perlu menjalani bedah perbaikan atau penggantian katup. Ini dapat dilakukan dengan bedah terbuka atau teknik bedah minim sayatan.

Penyakit jantung yang melibatkan penyumbatan arteri ke jantung, dapat diatasi dengan berbagai cara berbeda. Jika penyumbatannya tidak parah, obat-obatan dapat membantu membuka arteri, sehingga lebih banyak aliran darah ke jantung. Namun, jika arteri benar-benar tersumbat, Anda perlu menjalani angiogram koroner dengan cincin, untuk menghilangkan penyumbatan dengan memperlebar arteri dan menempatkan cincin untuk mencegah jantung berhenti berfungsi.

Jika kerusakan pada jantung terlalu parah dan tidak dapat diperbaiki, Anda akan dimasukkan ke dalam daftar kandidat penerima donor jantung. Artinya, Anda perlu menunggu untuk donor jantung. Saat Anda menunggu, Anda akan disambungkan ke jantung artifisial, yaitu sebuah alat yang dikoneksikan ke pembuluh darah utama yang memompa darah ke seluruh tubuh.

Jika Anda didiagnosa dengan penyakit jantung atau a ingin mencegah perkembangannya, Anda perlu memiliki gaya hidup sehat termasuk pola makan yang tepat. Menjauhi makanan dengan berkolesterol tinggi, berhenti merokok, mengurangi minuman beralkohol, berolahraga paling tidak 30 menit sehari. Jika Anda kegemukkan, Anda perlu mengurangi berat badan, karena obseitas adalah salah satu penyebab utama penyakit jantung.

Anda juga perlu mengetahui bahwa stres dapat berkontribusi terhadap perkembangan penyakit jantung. Anda dapat mencoba teknik manajemen stres, atau menghindari situasi stres. Depresi juga menyebabkan penyakit jantung. Jika Anda seringkali merasa depresi, berkonsultasi dengan dokter. Bukan hanya menyebabkan masalah jantung, tapi juga masalah psikologis.

Selalu ingat, bahwa penyakit jantung adalah penyebab kematian utama di seluruh dunia. Namun, dapat diobati, jika diketahui lebih awal. Menjalani gaya hidup sehat dan melakukan olahraga cukup, setiap harinya juga dapat mencegah penyakit jantung.

Penyebab

Ada banyak faktor seperti hipertensi, obesitas, kolesterol tinggi, diabetes, tidak aktif secara fisik atau diet tidak sehat, dapat menyebabkan penyakit jantung. Merokok dan menggunakan tembakau, penyalahgunaan obat, konsumsi alkohol berlebihan, dan riwayat keluarga dengan penyakit jantung adalah faktor berisiko lainnya.

Jika tidak segera ditangani, serangan jantung bisa menyebabkan kerusakan permanen pada organ tersebut. Bila kerusakan makin meluas, penderita serangan jantung dapat mengalami henti jantung mendadak. Jenis penyakit jantung paling berbahaya yang sering ditemui adalah aritmia. Aritmia adalah gangguan pada irama jantung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.