kesehatan

Kebiasaan Baik Buat Jaga Kesehatan Mata

Mata punya peran penting dalam kesehatan. Banyak langkah yang bisa dikerjakan untuk mempertimbangkan kedua mata terlindungi dan sesehat mungkin.
Apa saja adat istiadat yang bisa mengkoreksi penglihatan pada mata?

Jutaan orang mengalami masalah mata setiap tahunnya. Sebagian masalah mata mengakibatkan kehilangan penglihatan permanen atau kebutaan, sementara yang lain bisa diperbaiki dengan lensa kontak atau kacamata.

National Eye Institute memperkirakan bahwa antara 2010 dan 2050, jumlah individu yang terkena penyakit mata kronis, termasuk degenerasi makula terkait usia (AMD), katarak, retinopati diabetik, dan glaukoma akan berlipat ganda, seperti yang dikutip dari Medical News Today.

Faktanya, banyak masalah penglihatan bisa dicegah maupun diobati dengan mengikuti beberapa adat istiadat simpel dan sehat. Melansir bermacam-macam sumber, berikut 10 adat istiadat baik untuk mengkoreksi penglihatan Anda.

Baca juga Tanda-tanda Imun Lemah

1. Gunakan kacamata hitam dengan UV protection
Kulit bukan satu-satunya korban paparan sinar UV setiap hari. Cahaya tak terlihat itu meningkatkan kesempatan seseorang terkena katarak atau kekeruhan pada lensa mata yang biasanya terjadi seiring bertambahnya usia.

Dikala menghabiskan banyak waktu di luar ruangan, pertimbangkan memakai kacamata hitam yang melindungi dari sinar UV yang bisa menyelinap masuk di sekitar sisi kacamata.

2. Terapkan pola makan sehat
Wortel memang disebut sebagai sayur yang paling ampuh untuk menjaga kesehatan mata. Melainkan faktanya, setiap sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung atau sawi ialah pembangkit tenaga pelindung penglihatan.

Sayur-sayuran ini penuh dengan antioksidan lutein dan zeaxanthin. Para pakar memberi saran gizi ini bisa mengeblok sinar biru berenergi tinggi, yang bisa berbahaya sel retina, membantu melindungi penglihatan dan mencegah perkembangan degenerasi makula terkait usia (AMD).

Telor juga ialah sumber lutein dan zeaxanthin yang sangat baik. Sayuran berwarna seperti wortel, ubi jalar atau paprika merah kaya akan beta-karoten, yang diterapkan tubuh untuk membikin vitamin A, yang penting untuk penglihatan yang baik.

3. Olahraga teratur
Olahraga diyakini bisa menurunkan risiko terkena diabetes jenis 2, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi, yang semuanya bisa menyebabkan katarak.

Kardio juga bisa menurunkan tekanan intraokular atau tekanan di mata Anda yang bisa meningkatkan aliran darah ke retina dan syaraf optik.

4. Tidur cukup
Tidur ialah waktu ketika cairan bersirkulasi dan menghidrasi mata dan terasa segar untuk hari berikutnya.
Tidur kurang dari lima jam setiap malam bisa menyebabkan Anda mengalami efek samping mulai dari sensitivitas sinar dan penglihatan kabur sampai mata kering dan kedutan yang tak disengaja, dikenal sebagai myokymia, yang terjadi ketika otot-otot di sekitar mata tak cukup rehat.

5. Istirahatkan mata terkadang
Dikala menatap layar komputer atau melaksanakan tugas lain yang membutuhkan konsentrasi visual, kerap-seringlah beristirahat untuk mengistirahatkan mata. Terapkan aturan 20-20-20: Jauhkan pandangan dari layar setiap 20 menit, konsentrasi pada sesuatu yang berjarak 20 kaki setidaknya selama 20 detik.

6. Jaga kebersihan mata dengan baik
Penting untuk menghapus seluruh sisa riasan mata sebelum tidur untuk mencegah iritasi di pagi hari. Riasan bisa menyumbat kelenjar minyak, dan ketika tersumbat, mereka tak bisa menciptakan minyak, seperti yang dikutip dari AARP.

Kecuali itu, jangan biarkan riasan bertahan terlalu lama. Pengawet bisa memecah, memungkinkan kuman tumbuh yang bisa menyebabkan iritasi atau, lebih buruk lagi, infeksi yang buruk.

Orang yang memakai lensa kontak sepatutnya sangat berhati-hati dalam menjaga kebersihannya. Lensa kumal bisa menyebabkan infeksi mata. Maka dari itu, bersihkan setiap malam, lalu bilas memakai larutan garam steril sebelum memakai lensa.

7. Kali cek kesehatan mata
Manfaat janji temu dengan dokter mata lebih dari sekedar menjaga mata konsisten berfungsi dengan baik. Pemeriksaan yang dekat pada lensa, retina, dan syaraf optik bisa menyuarakan sejumlah gangguan sistemik seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

8. Jaga mata konsisten lembab
Air mata tak hanya keluar ketika seseorang menangis. Air mata melumasi mata dan menjaganya konsisten sehat serta membantu penglihatan konsisten bening. Mata kering terjadi ketika mata tak mendapatkan pelumasan yang memadai.

Cukup minum lebih banyak air juga bisa menjaga mata lebih terlumasi. Disarankan juga untukmengoleskan kompres hangat pada mata yang tertutup selama 10 menit untuk melembutkan dan membuka sumbatan kelenjar minyak di sepanjang kelopak mata.

9. Stop merokok
Studi menyuarakan bahwa perokok lebih mungkin untuk mengembangkan katarak dan dua kali lebih mungkin untuk mengembangkan ‘AMD’ daripada mereka yang bukan perokok.

mengandung sangat banyak racun yang bisa menyebabkan stres oksidatif dan mencegah aliran darah yang tepat untuk menempuh mata. Asap yang mengiritasi dari rokok juga bisa merusak lapisan air mata dan meningkatkan risiko mata kering.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.