penyakit

Penyakit Lupus: Penyebab, Gejala, hingga Perawatannya

Penyakit Lupus: Penyebab, Gejala, hingga Perawatannya – Penyakit lupus adalah keliru satu penyakit autoimun yang banyak memengaruhi sistem di dalam tubuh. Penyakit ini ditandai bersama dengan ada peradangan terhadap beragam bagian tubuh gejalanya sanggup bervariasi.

Pada suasana normal, sistem kekebalan tubuh menunjang menjaga tubuh dari beragam macam infeksi dan juga cedera. Namun, perihal tidak serupa berjalan terhadap penderita penyakit autoimun.

Pada penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuh justru merusak sel-sel dan jaringan di dalam tubuh. Akibatnya, penderita lupus bakal mengalami peradangan di sebagian bagian tubuh, layaknya kulit, sendi, ginjal, hingga otak.


Penyebab Penyakit Lupus dan Faktor Risikonya

Sistem imun tubuh adalah suatu sistem yang berfaedah untuk mengolah protein antibodi yang menjadi pertahanan terhadap antigen, layaknya bakteri, virus, maupun zat beracun yang berbahaya bagi tubuh.

Saat tubuh mengalami suasana autoimun, sistem kekebalan tubuh tidak sanggup membedakan pada antigen dan jaringan sehat. Akibatnya, sistem ini bakal mengarahkan antibodi untuk menyerang antigen dan juga jaringan yang sehat.

Sampai sementara ini, belum diketahui apa yang memicu sistem kekebalan tubuh tidak sanggup membedakan antigen dan jaringan yang sehat. Dalam artikel ilmiah Systemic Lupus Erythematosus terbitan U.S. Department of Health and Human Services, terkandung teori yang memperlihatkan bahwa penyebab lupus berkaitan bersama dengan kematian sel.

Kematian sel merupakan sistem alami yang berjalan disaat tubuh memperbaiki sel-selnya. Pada orang bersama dengan suasana genetik, tubuh tidak sanggup bersihkan sel yang mati bersama dengan benar.

Sel-sel mati selanjutnya sanggup memicu naiknya mengolah antibodi yang sanggup menyerang tubuh. Namun, mesti diingat bahwa ini masih sebatas kemungkinan.

Penyakit lupus termasuk sanggup berkembang sebagai respons dari sebagian faktor, seperti:
Hormon. Dari knowledge Centers for Disease Control and Prevention US memperlihatkan bahwa perempuan berusia pada 15-44 tahun sembilan kali lebih barangkali menderita lupus daripada laki-laki. Hal ini dikaitkan bersama dengan mengolah hormon estrogen yang dihasilkan oleh wanita

Faktor genetik yang mana seseorang yang punya keluarga dan kerabat bersama dengan penyakit lupus punya barangkali lebih tinggi di serang penyakit ini dibandingkan orang lain.
Faktor lingkungan yang sanggup memicu timbulnya lupus adalah paparan bahan kimia dan virus yang sanggup memicu gangguan autoimun.

Baca juga: 5 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Tubuh dan Efek Sampingnya

Gejala Penyakit Lupus

Gejala penyakit lupus benar-benar banyak variasi dikarenakan penyakit ini sanggup mengakibatkan peradangan di sejumlah sistem di dalam tubuh. Dikutip dari jurnal Systemic Lupus Erythematosus oleh Justiz Vaillant AA, dan Goyal A, Varacallo M, selanjutnya adalah gejala yang umum dialami oleh penderita penyakit lupus:

  • Demam tinggi
  • Tubuh lemas dan enteng lelah
  • Nyeri otot dan sendi
  • Ruam terhadap permukaan kulit, layaknya ruam kupu-kupu di bagian wajah
    ruam, termasuk ruam kupu-kupu di wajah
  • Muncul luka-luka terhadap kulit
  • Sesak napas
  • Sindrom Sj√∂gren, yakni sindrom yang ditandai bersama dengan mata kering parah dan mulut kering
  • Peradangan terhadap bagian perikarditis dan pleuritis, yakni selaput pembungkus jantung dan paru-paru yang memicu nyeri dada
  • Sakit kepala
  • Merasa bingung dan linglung
  • Hilang ingatan
  • Rambut rontok di dalam kuantitas yang banyak

Komplikasi Penyakit Lupus

Lupus adalah penyakit autoimun yang memicu peradangan terhadap bagian-bagian tubuh supaya sanggup memengaruhi kesehatan organ berupa:

  • Lupus nefritis, yakni peradangan terhadap bagian ginjal yang memicu ginjal tidak berfaedah bersama dengan baik.
    Pleuritis, yakni radang terhadap selaput paru-paru yang memicu dada menjadi nyeri disaat bernapas
  • Lupus cerebritis, yakni suasana disaat lupus memicu gangguan terhadap sistem saraf pusat atau otak
  • Vaskulitis, yakni peradangan terhadap pembuluh darah yang memicu gangguan terhadap sirkulasi darah
  • Gangguan terhadap darah, layaknya anemia, trombositopenia, leukopenia, dan lain-lain
    Peradangan terhadap bagian jantung, layaknya perikarditis (radang selaput jantung), miokarditis (radang otot jantung), dan endokarditis (radang di dalam jantung)


Cara Mengobati Penyakit Lupus

Sampai sementara ini, belum tersedia style obat-obatan yang tertentu untuk membuat sembuh penyakit lupus. Perawatan yang kebanyakan dilakukan berfokus terhadap menanggulangi gejalanya bersama dengan sebagian cara:

  • Mencoba menenangkan sistem kekebalan tubuh
  • Mengurangi kuantitas pembengkakan atau peradangan yang dialami
  • Membantu mencegah kerusakan terhadap sendi atau organ di dalam tubuh

Cara-cara selanjutnya sanggup dilakukan lewat dukungan obat-obatan medis. Dirangkum dari jurnal Systemic Lupus Erythematosus: Diagnosis and Clinical Management karya Andrea Fava, MD dan Michelle Petri, MD MPH, selanjutnya adalah style obat-obat yang digunakan untuk perawatan lupus:

  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), yakni style obat yang digunakan untuk meredakan peradangan dan rasa nyeri, layaknya ibuprofen, naproxen, dan lain-lain.
  • Obat antimalaria, yakni style obat yang digunakan untuk menanggulangi gejala lupus layaknya ruam, nyeri sendi, dan kelelahan.
    Kortikosteroid, yakni style obat yang menunjang untuk menengakan sistem kekebalan supaya sanggup kurangi rasa sakit dan peradangan.
  • Obat imunosupresif, yakni style obat yang banyak digunakan untuk lupus terhadap tingkat yang parah. Obat ini sanggup menghimpit kinerja sistem kekebalan tubuh supaya sanggup menurunkan pertahanan tubuh terhadap infeksi.
  • Obat biologis, yakni style obat dari organisme. Contoh obat biologis yang banyak digunakan untuk penyakit lupus adalah Belimumab yang bekerja bersama dengan cara memblokir protein di dalam tubuh yang perlu di dalam respons imun.

Konsumsi obat-obatan di atas cuma sanggup meredakan gejala. Konsultasikan bersama dengan dokter lebih-lebih dahulu berkaitan suasana tubuh dan efek samping dari obatnya.
Penderita penyakit lupus termasuk mesti mengkonsumsi makanan yang kaya bakal omega-3, rendah lemak dan natrium, dan punya vitamin D dan B yang tinggi. Penderita penyakit lupus termasuk mesti menjauhi paparan asap rokok dan juga kurangi mengkonsumsi alkohol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *